Gontor, Komas dan RSU ‘Aisyiyah Resmikan Ruang Pelayanan Tes PCR

Ponorogo, Gontornews — Bekerja sama dengan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dan Komunitas Masyarakat Santri (Komas), Rumah Sakit Umum (RSU) ‘Aisyiyah meresmikan pelayanan Real Time – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Aula RSU ‘Aisyiyah, Selasa (20/10).

Direktur RSU ‘Aisyiyah, dr Wegig Wijanarko, mengungkapkan rasa terima kasih keapda Komas dan PMDG yang membantu penyelenggaraan pelayanan PCR ini.

“Pelayanan ini bisa terwujud karena kerjasama dan mendapatkan dukungan penuh dari Komas,” kata dr Wegig dalam rilis kepada Gontornews.

“Kita telah mempersiapkan ini semuanya sejak lama baik kebutuhan sarana prasarana maupun SDM. Kurang lebih 2-3 bulan,” tambah Wegig.

Lebih lanjut, Wegig menjelaskan dengan tersedianya alat ini, RSU ‘Aisyiah mampu mendiagnosa 90 spesifen dalam 2 shift kerja. Ruang pelayanan RT-PCR ini menjadi yang pertama di Eks Karesidenan Madiun.

Sementara itu, Ketua Komas, Faiq Hafidz, mengingatkan karakter santri dalam menghadapi wabah Covid-19. Selain mendorong pelaksanaan 3M, yaitu Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dan Memakai Masker, santri sangat erat dengan berwudhu dan berdoa.

“Sebagai seorang santri kita tidak cuma 3M, yaitu menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker saja, namun kita tambahi dua hal lagi yaitu berwudhu dan berdoa,” jelas Faiq.

“Ini kesempatan umat Islam untuk berdakwah. Sikap kita adalah innā lillāhi wainnā ilayhi rāji’ūn, kita semua ini milik Allah dan kita semua akan kembali kepada-Nya,” tambahnya.

Plt Bupati Ponorogo Dr H Soedjarno, atas nama Pemerintahan Daerah Ponorogo, mengucapkan rasa terima kasih dan syukurnya kepada Allah dan semua pihak yang turut membantu dalam mewujudkan pelayanan PCR ini.

“Kita bersyukur hari ini di Ponorogo sudah ada PCR. Tentunya ini merupakan pelayanan yang lebih bagus kepada masyarakat. Semoga semuanya berkah, amin,” kata Soedjarno.

“Dengan mengucapkan bismillāhirraḥmānirrahīm, pelayanan PCR di RSU ‘Aisyiyah ini dimulai,” ucapnya ketika membuka pelayanan PCR secara resmi.

Rektor Unida Gontor, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi MA berkesempatan untuk menyampaikan tausiyah terkait dengan menghadapi tantangan dan cobaan covid-19.

“Setelah 86 santri PMDG Kampus 2 positif covid-19 dinyatakan negatif pada bulan Agustus yang lalu dan Pondok Gontor dianggap berhasil dalam penanganannya dengan dibantu oleh semua pihak, alhamdulillah sekarang seluruh kampus PMDG bisa kita katakan negatif covid-19,” ungkap Prof Amal.

“Sesungguhnya Allah menciptakan hidup dan mati itu adalah untuk menguji keimanan kita. Ketika mendapat kenikmatan kita bersyukur, ketika mendapat musibah kita bersabar,” jelasnya.

Ia juga sangat mengapresiasi usaha dan peran Komas dalam mewujudkan pelayanan PCR ini.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Komas atas bantuan alat PCR senilai 3,2 miliar ini, yang mana merupakan sumbangan dari para alumni,” ujarnya.

“Dengan diresmikannya pelayanan PCR ini, kita dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi covid-19 dan semoga kita termasuk orang-orang yang sabar dalam menerima ujian covid-19 ini,” tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]

Leave a Replay

Sign up for our Newsletter

IKATAN KELUARGA
PONDOK MODERN GONTOR
CABANG DKI JAKARTA

Hak Cipta IKPM DKI Jakarta

Info Update